Profil Rumah Sakit Islam Faisal (RSIF) Makassar

Rumah Sakit Islam Faisal (RSIF) Makassar memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang, berawal dari sebuah cita-cita untuk menghadirkan layanan kesehatan yang memadukan profesionalisme medis dengan nilai-nilai dakwah Islamiah.

Profil Singkat

Gambaran umum status, pengelolaan, dan arah utama RSIF Makassar.

Identitas & Pengelolaan

RSIF Makassar adalah institusi pelayanan kesehatan milik swasta yang dikelola di bawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam Faisal. Rumah sakit ini berstatus sebagai rumah sakit Tipe B dan telah terakreditasi Paripurna oleh KARS (Komite Akreditasi Rumah Sakit).

Visi Utama

Visi utamanya adalah menjadi rumah sakit pusat rujukan yang unggul dalam pelayanan, pendidikan, dan penelitian yang bernapaskan Islam di kawasan timur Indonesia.

Sejarah Terbentuknya (Linimasa)

Perjalanan RSIF Makassar dari gagasan awal hingga menjadi rumah sakit rujukan.

1. Gagasan Awal (Era 1970-an)

Gagasan pendirian rumah sakit ini muncul dari tokoh-tokoh masyarakat Muslim di Sulawesi Selatan dan para ulama yang tergabung dalam MUI Sulawesi Selatan. Mereka melihat kebutuhan mendesak akan adanya fasilitas kesehatan yang tidak hanya memberikan pengobatan fisik, tetapi juga pelayanan mental-spiritual sesuai syariat Islam.

2. Peletakan Batu Pertama & Pembangunan (1977–1980)

  • 1977: Dimulai proses perencanaan dan penggalangan dana. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan dukungan penuh dengan penyediaan lahan di lokasi strategis, yaitu Jl. A. P. Pettarani.
  • Pembangunan: Pembangunan fisik dimulai dengan dukungan dana dari berbagai donatur, termasuk bantuan dari Rabithah Alam Islami (Liga Dunia Muslim) yang berbasis di Arab Saudi.
  • Nama "Faisal" disematkan sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Faisal bin Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi atas kontribusi besar pemerintah Arab Saudi dalam pembangunan tersebut.

3. Peresmian dan Operasional Awal (1980)

  • 24 September 1980: Rumah Sakit Islam Faisal secara resmi dibuka dan mulai beroperasi untuk melayani masyarakat umum.
  • Pada masa awal, fasilitasnya masih terbatas pada layanan dasar seperti poli umum, poli anak, dan kebidanan dengan kapasitas tempat tidur yang belum sebanyak sekarang.

4. Era Pengembangan (1990-an – 2010-an)

Sepanjang dekade ini, RSIF terus melakukan ekspansi:

  • Peningkatan Status: Dari rumah sakit tipe C meningkat menjadi tipe B.
  • Penambahan Gedung: Pembangunan gedung-gedung baru seperti Gedung Perawatan VIP, Unit Hemodialisa, dan perluasan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
  • Teknologi Medis: Mulai mengadopsi peralatan medis modern seperti CT-Scan, USG 4D, dan fasilitas bedah mutakhir.

5. Masa Kini (2020 – Sekarang)

Saat ini, RSIF Makassar telah bertransformasi menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama di Makassar.

  • Digitalisasi: Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk mempercepat pendaftaran dan akses rekam medis.
  • Pusat Pendidikan: Menjadi rumah sakit jejaring bagi pendidikan dokter dan tenaga kesehatan dari berbagai universitas di Makassar.
  • Inovasi Layanan: Meluncurkan layanan seperti Home Care dan unit cuci darah (Hemodialisis) yang menjadi salah satu yang terbesar di Sulawesi Selatan.

Nilai-Nilai Dasar (Khittah Service)

Komitmen yang konsisten: Service Excellence bernuansa Islami.

Satu hal yang tidak berubah dari sejarahnya adalah penerapan "Service Excellence bernuansa Islami". Hal ini diwujudkan melalui:

  • Bimbingan rohani bagi pasien yang dirawat inap.
  • Penyediaan makanan yang terjamin kehalalannya (Sertifikasi Halal dapur).
  • Lingkungan yang terjaga adab dan etika komunikasinya.